Tular  video Leftenan Satu (Lettu) Imam Adi tampak diadang anaknya sebelum berangkat bertugas di KRI Nanggala 402.

Anak balita laki-laki tersebut tampak menangis sembari berusaha menahan ayahnya agar tak ke luar dari kamar. Dia memegang handle pintu ruangan dan beberapa kali mendorong tubuh ayahnya itu.

“Enggak, enggak, enggak, enggak,” rengek sang anak mencegah sang ayah ke luar dari kamar. Berbeda dari anaknya, Lettu Imam Adi tampak gemas melihat perilaku sang anak.

Ia terlihat tertawa melihat tingkah anak laki-lakinya tersebut. “Papa mau pipis,” ucap sang ayah seraya merangkul sang anak.

Video tersebut diunggah oleh akun yang diduga adalah milik istri Lettu Imam Adi dan kemudian beredar luas di media sosial.

Doakan Kru KRI Nanggala 402.

Harapan untuk menyelamatkan 53 kru kapal selam Indonesia yang hilang semakin tipis, berikutan bekalan oksigen dalam aset itu dipercayai sudah habis, sekali gus mengubah fokus carian kepada mengeluarkan aset itu dari perairan ini.

Ketika ratusan anggota keselamatan terbabit dalam operasi mencari dan menyelamat (SAR) KRI Nanggala 402, pihak berkuasa memaklumkan, kapal buatan Jerman itu dilengkapi bekalan oksigen yang hanya bertahan untuk tiga hari sahaja selepas ia terputus hubungan pada Rabu lalu.

Namun, tempoh itu berakhir pada awal pagi hari ini dengan tiada tanda penemuan kapal selam terbabit bersama 53 krunya.

KRI Nanggala 402 seberat 1,395 tan adalah satu daripada lima aset kapal Indonesia, hilang ketika menjalani latihan menggunakan torpedo di perairan Bali.

By Ostad

Leave a Reply

Your email address will not be published.