RAKAMAN SUARA MENYERUPAI SUARA DUA PEMIMPIN: SUARA ASLI ATAU SUARA TIRUAN?

Suara 1: Assalamu’alaikum.

Suara 2: Wa’alaikumussalam wa rahmatullah.

Suara 1: Saya dah 22 tahun baru saya follow Perhimpunan Agung UMNO (gelak).

Suara 2: Don’t worry, that is only tactical, ok.

Suara 1: No, no, ok, ok. I tengok ucapan you bagus. And then you termention MT and then of courselah kita nak finish the game tapi kalau you dah fikir, mandat tu ok lah, cuma ada kerja sikit dengan MT je lah.

Suara 2: Itu senang aje sebab dah solid dah tu.

Suara 1: Ha, itu I tengok, congratulationslah. Aku dengar ucapan, bukan main, you yalah dengan orang duk dengar (gelak).

Suara 2: You tahu siapa cikgu saya kan?

Suara 1: But goodlah, good, good. I am very impressed, very proud of you.

Suara 2: Thank you. Cikgu saya yang ajar ucapan ini orang yang saya tengah cakap inilah (gelak).

Suara 1: Yakah? Kita apabila KeADILan punya, kita punya MKT, dia panggil MPP.

Suara 2: Ok.

Suara 1: Depa duk gelak. Aik, aku kata, “Hangpa kerja apa ni, duk ikut Perhimpunan UMNO, kita KeADILan tau, apa yang duk sibuk?” Dia orang gelak. Tapi dia kata, “Presiden pun dengar”. “Saya dengar sebab penting saya nak bincang”. Goodlah, good.

Suara 2: Thank you, thank you.

Suara 1: Cuma orang yang tak tau background macam mana DAP dia worrylah sebab ini ini ini. Tapi bila naik conclusion tu, of course jauh lebih baik daripada keputusan MT.

Suara 2: Betul.

Suara 1: MT kata tunggu elections, ini tidak, ini any time.

Suara 2: Bila perhimpunan memberi mandat kepada Presiden, that is much easier than usul.

Suara 1: Mood tu dah clear, mood tu dah memang solid dah, semua berdiri dah keluar kan?

Suara 2: Betul, betul. Shahidan je go against that motion, tadi pun kena boo 5, 6 kali.

Suara 1: Cuma nak get, if we can get one Minister resign dulu, tapi tak ada berani.

Suara 2: Penakut, penakut.

Suara 1: Ini orang Perak ajelah, apa nama, Shamsul ya, yang boleh?

Suara 2: Shamsul. Ha, betul, betul.

Suara 1: Kalau dia boleh kata one or two days ni, “Nampak saya respect mood perhimpunan, saya orang UMNO, saya patuh”, habis. Tak apalah, then, tak apalah, kita tengok siapa. Tapi goodlah, thank you, congratulations.

Suara 2: Thank you for your concern. Thank you for your moral support.

Suara 1: Aku follow, kira aku kerja aku dengar Perhimpunan UMNO ini amenda punya kerja (gelak).

Suara 2: After 33 long years ya.

Suara 1: Ya, dengar tu dengar, follow sikit-sikit, tapi tak adalah macam hari ini, dengar subject subject subject nak analyse. Tapi ucapan pembukaan tu memang dah boleh agak dah, that is ok, then debate pun baguslah, all the Pengerusi Perhubungan bagus, Shahidan pun kena teruk.

Suara 2: (Gelak).

Suara 1: Then finally tu bagus. Yang Jazlan ni baguslah, Jazlan punya.

Suara 2: Memang kita letak dia kemudian sekali, nak sapu yang 50-50 tu, that is the purpose.

Suara 1: Good, good, good. You punya penggulungan pun muka confident, baguslah

Suara 2: Thank you, thank you so much.

Suara 1: Kita jumpa Selasakah?

Suara 2: Malam, malam.

Suara 1: Ok, ok, ok.

Suara 2: Ok ya.

Suara 1: Time sikit, biasalah, ok.

Suara 2: Ok, alright.

Suara 1: Cuma now tak habis lagi tu, kita ada sikit lagi tu, nak kena, because kalau katalah you dapat mengadap, then dia minta, maknanya kena emergency MT tu.

Suara 2: Tak apa, tak apa, I can do it, I can do it.

Suara 1: Because once you did, because nanti I pergi mengadap, nanti you tak boleh jawab macam, macam sekarang.

Suara 2: Ok.

Suara 1: Oklah, ok. Hopefully you have other… kan?

Suara 2: Alright, right.

Suara 1: Ok, ok. Thanks. Goodlah, alhamdulillahlah, bagitau Midahlah, ni first time Anwar bangga (gelak). Ok.

Suara 2: Ok (gelak).

Suara 1: Ok, aku nak report kat K E I (gelak).

Suara 2: Ok, ok (gelak).

Suara 1: Ok. Assalamu’alaikum.

Suara 2: Wa’alaikumussalam.

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=4193776220666404&id=100001022016761&sfnsn=mo

By Ostad

Leave a Reply

Your email address will not be published.